Bertudung Tetapi Berse kedudukan (Fenomena Akhir Zaman).

Iaitu wanita bertudung tapi sek3dudukan. bersek3dudukan rupanya bukan hanya digemari orang bukan islam, sebaliknya akhir-akhir ini wanita yang bertudung juga ada yang menjalinkan hubungan yang tidak halal itu

Jika ngaku muslimah, maka jangan menjadi muslimah munafik, satu sisi taat kepada Allah, tapi di lain sisi ‘taat’ pada ajakan iblis untuk bers3kedudukan! Jadilah muslimah yang takut kepada Allah, takut dalam erti sedar dan menyedari bahawa sebenarnya 4jal itu selalu mengintai. Bayangkan jika seseorang yang sedang bercengkerama mesra dengan teman lelakinya, lalu Malaikat Izrail datang mencabut nyawanya… Apakah m4ti dalam keadaan berkes3dudukan disebut m4ti dalam keadaan yang baik (husnul khatimah)? Tentu saja, m4ti dalam keadaan memaksiati Allah adalah m4ti dalam keadaan yang buruk (suul khatimah), nauzubillah.
Entah apa yang menjadi alasan sehingga para wanita ini sanggup bers3kedudukan. Seharusnya mereka sudah mengetahui dengan hal tersebut, iaitu dalam syariat Islam, bers3kedudukan hanya boleh dilakukan bagi mereka yang sudah menikah.

bers3kedudukan dalam Pandangan Islam

Islam mengakui rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya (QS. Ali Imran :14).

Konsep Islam, cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. Sebelum adanya ikatan itu, maka pada hakikatnya hal itu bukanlah sebuah cinta, melainkan n4fsu syahw4t dan ketertarikan sesaat.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,“Aku tidak pernah melihat dua orang yang saling mengasihi kecuali dalam pernikahan.” (HR. Ibnu Majah). Makna dari hadis ini adalah melabuhkan rasa cinta dan kasih kepada lawan jenis itu hanya halal ketika sudah menikah, diluar itu adalah h4ram.

Kesan bers3kedudukan

Penderitaan dunia. Pertama, kekacauan pikiran, dan kelemahan konsentrasi. Margaret Smith, seorang pakar dari Barat, telah membuat kenyataan bahawa lebih dari 60% mahasiswi gagal dalam ujian disebabkan mereka dilanda pikiran cinta b3rahi dan s3ksual daripada memikirkan mata pelajaran, bahkan masa depannya. Demikian halnya dengan para pemuda. Telah dibuktikan bahwa bercinta dapat menjadi stimulan belajar sangat lemah, baik secara rasio dan angka-angka statistik, apalagi bagi yang ingin menjaga kesucian hati dan bashirah.

Kedua, pencemaran nama baik. Ini merupakan sebuah kecacatan sosial -kaitannya dengan bercinta dan bers3kedudukan, khususnya para gadis, dimana para pemuda yang tak berm0ral sering membual, bercerita -dengan detail- tentang teman gadis dan pasanganya, bahkan terkadang disulami dalam kisah-kisah dusta. Banyak sekali terjadi penc3maran nama baik gadis yang dilakukan oleh pasangan sendiri.

Perhatikan sabda Nabi Shallallah ‘Alaihi Wasallam,“Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang dapat diharapkan kebaikannya dan aman (tidak dikhawatirkan) keburukannya, sedang orang yang buruk di antara kalian (pencari dosa) adalah seorang yang kebaikannya tidak dapat diharapkan serta tidak aman keburukannya.” (HR. Ahmad, Ibnu Hibaan dan At-Tirmidzi).

Ketiga, kepedihan, kegelisahan, kekacauan mental, kebingungan, keputusasaan dan gangguan kesihatan. Naluri ini jika tidak disalurkan dan dikalahkan, ia akan menjadi seperti api yang membakar si pemiliknya sebelum membakar orang lain. Kalau di Barat, penderitaan semacam ini adalah perkara biasa. Setiap hari kita dapat membaca di surat khabar; seorang gadis mengeluh, kerana setiap saat ia selalu berpikir ingin bnuh diri kerana naluri s3ksnya telah membakar dirinya, seperti peluru menembus dan mem4tikan tubuh. Sebab n4fsu setan tidak akan pernah puas.

Keempat, kesulitan bertaubat dan sering mengutuk serta mengucapkan kata-kata sy!rik dan fas!k. Seperti, “Wahai kasih, kaulah segalanya bagi hidupku”, “Tanpamu hidup ini rasanya sepi dan suram”, “Mengapa Tuhan sanggup membiarkanku begini”, serta ucapan-ucapan bodoh dan hilang akal lainnya.

Kelima, tindakan j3nayah di kalangan pergaulan. Salah satu motif dari tersebarnya tindakan j3nayah dan kej4hatan adalah pergaulan b3bas dan bers3kedudukan. Terutama hilangnya unsur rasa percaya diri baik dalam urusan agama dan dunia. Tak sedikit wanita yang hamil diluar nikah akibat bers3kedudukan. Lebih ngeri lagi, setelah si wanita hamil lalu pasangannya tak mau bertanggung jawab. Seperti kata pepatah, “sudah jatuh ditimpa tangga,” sudah sengsara dan dipermalukan, eh malah makin dipermalukan kerana hamil diluar nikah,nauzubillah.

Penderitaan Akhirat

Imam Ibnul-Qayim telah menuturkan bahaya cinta sy4hwat itu di dunia dan akhirat antara lain;pertama, lalai dari dzikir, mengingat Allah Ta’ala, sebab asyik dengan cintanya kepada makhluk.Kedua, hati si pem4buk cinta akan tersiksa.

Ketiga, hati si pem4buk cinta terperangkap ke dalam genggaman orang lain yang membawanya kepada kehinaan, namun ia tidak merasa karena kalau sudah terjerat. Hatinya seperi burung pipit di tangan anak kecil.

Keempat, lalai terhadap segala kemaslahatan agama dan dunianya. Kelima, petaka cinta b3rahi di dunia dan akhirat itu lebih cepat dari api membakar kayu kering. Sebab jika hati sudah sangat kasm4ran, maka ia jauh dari Allah Ta’ala, dan jika sudah jauh dari Allah, maka petaka telah menyongsongnya serta setan telah menguasainya dari berbagai arah.

Keenam, cinta b3rahi jika telah menguasai hati, lalu merusak akal sihat, dapat mendorong pemiliknya untuk berbuat buruk seperti orang-orang pendosa. Ketujuh, merosak panca indera, apakah secara moral atau organ. Moral itu mengikuti keberadaan hati. Jika hati baik, baik pula seluruh panca ind4ra, demikian sebaliknya jika buruk, buruklah semua panca indera serta fungsinya.

Lapan, orang yang dim4buk cinta telah berlebihan dalam percintaan b3rahi, ia selalu mengingat kekasihnya, sering mengkh4yal dan berlama-lama memikirkannya. Saat itu, kekuatan manusia menjadi rusak, kemudian perbuatan, sifat dan tujuan-tujuannya menjadi tempang.

Sembilan, menz4limi orang yang dicintai dengan mencem4rkan nama baiknya, terlebih jika ia mengunakan s!hir, magic, perkara sy!rik. Ia menundukkan wanita dengan menggunakan kekuatan setan demi memenuhi keinginan setan. Maka dapat dikatakan bahwa cinta b3rahi dapat membawa orang kepada kek4firan.

Mereka yang yakin pada janji Allah, mengatakan lelaki yang baik (pasti) akan berjodoh dengan wanita yang baik. Wanita baik pun akan berjodoh dengan lelaki yang baik (shalih), begitu juga sebaliknya (hayati QS. 24: 26), tak pernah ada rasa khawatir dalam jiwanya.

Sedarilah, bersek3dudukan adalah salah satu bahagian dari jerat-jerat setan untuk mengelabui seorang Mukmin agar terjerumus dalam jurang perz!naan. bersek3dudukan hanya akan melahirkan kegelisahan demi kegelisahan di dunia dan jika tak segera bertaubat, maka bersek3dudukan juga akan memberi dampak penderitaan selamanya di akhirat kelak. Semoga Allah Ta’ala menuntun setiap hambaNya yang berhati lurus dan ikhlas untuk kembali ke jalan-Nya semata-mata mencari ridha dan ampunan-Nya. Wallahu’alam

image

Sedarilah wahai ukhty, kalian adalah idaman para lelaki. kalian adalah kepercayaan lelaki kerana kalian memiliki iman yang kuat.
Maka,jangan nodai penampilan mu itu dengan berpacaran

Semoga postingan saya kali ini bermanfaat bagi para-para ukhty dan saling ber munasabah diri bagi laki-laki dan perempuan tentang bagaimana hukum bers3kedudukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.